Activities

( 984 views )

GMF AeroAsia dan KAM Air Tandatangani Kerjasama Perawatan Pesawat

Dubai – GMF AeroAsia dan KAM Air, salah satu airline milik Negara Afghanistan menandatangani kontrak kerjasama perawatan pesawat pada hari kedua Dubai Airshow 2015 di Dubai, Uni Emirat Arab. Kontrak yang tertuang dalam General Term Agreement ini mencakup perawatan C-Check untuk pesawat jenis MD-87 milik KAM Air. Kontrak kerjasama yang berlaku hingga 3 tahun sejak penandatanganan ini, ditandatangani oleh EVP Base Operation GMF I Wayan Susena dan CEO KAM Air Capt. Jamal di booth GMF AeroAsia pada Dubai Airshow 2015. Kerjasama dengan KAM air ini bukan menjadi yang pertama bagi GMF karena KAM Air sudah pernah juga menyerahkan perawatan pesawatnya kepada GMF beberapa tahun lalu. KAM Air sendiri berniat kembali akan mengirimkan 4 pesawatnya yaitu B737-800, A320, dan 2 buah pesawat MD-80 di tahun 2016 nanti.

Selain itu, pada hari kedua Dubai Airshow ini GMF juga menyepakati nota kesepahaman (MoU) perawatan pesawat dengan maskapai asal Iran yaitu Iran Air Tour. Nota kesepahaman ini mencakup kerjasama Base Maintenance, Engine Maintenance dan Component Maintenance. Nota kesepahaman dengan Iran Air Tour ditandatangani oleh I Wayan Susena, Direktur Base Operation GMF dan CEO Iran Air Tour Ahmad Khalili . Iran Air Tour adalah customer baru bagi GMF, yang akan mengirimkan pesawat MD-80 nya untuk dirawat di GMF. Mereka juga sudah memiliki rencana akan membeli pesawat A320 dan akan dipercayakan kepada GMF untuk perawatannya di tahun 2016 mendatang. Kerjasama-kerjasama yang disepakati di hari kedua Dubai Airshow 2015 ini menambah lagi proyeksi pendapatan bagi GMF dari ajang internasional ini sebesar kurang lebih 3 Juta USD.

Perjanjian kerjasama dengan maskapai-maskapai asal Iran dan Afghanistan ini semakin membuka jalan bagi GMF untuk meningkatkan penetrasi pasar di kawasan Timur Tengah. Apalagi GMF telah memiliki beberapa kerjasama dengan sejumlah maskapai dari Negara-negara di kawasan ini. Dalam pasar perawatan pesawat, kawasan timur tengah dinilai cukup menjanjikan karena pertumbuhan industri aviasi cukup tinggi. Kehadiran maskapai-maskapai baru untuk melayani pertumbuhan moda transportasi udara membuka peluang bagi perusahaan perawatan pesawat seperti GMF. Berdasarkan riset ICF SH&E, pertumbuhan pasar di Timur Tengah mencapai 5,6% untuk tahun 2014 hingga 2020. Pertumbuhan tertinggi masih terjadi di kawasan Asia Pasifik yang mencapai 8,7%. Adapun pertumbuhan pasar di kawasan Afrika mencapai 7,1 persen. “GMF terus mengembangkan pasar ke berbagai kawasan,” kata I Wayan Susena.

Dalam lima tahun terakhir, perawatan pesawat global tidak dimonopoli maskapai yang memiliki pusat perawatan pesawat sendiri tapi dialihdayakan (outsource) ke pihak lain yakni perusahaan MRO (Maintenance, Repair and Overhoul). Pengalihan ini diperkirakan mencapai 73 persen dari total pekerjaan perawatan pesawat di dunia. Karena itu, pasar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Amerika Selatan tercatat sebagai kawasan dengan peningkatan signifikan seiring dengan pertumbuhan maskapai bertarif murah. Hal ini yang mendorong pertumbuhan pasar perawatan pesawat secara global dari tahun ke tahun. “Pada tahun 2014, belanja perawatan pesawat global mencapai USD 57 miliar,” tambah I wayan Susena.

Menurut I Wayan Susena, GMF memiliki kapabilitas untuk berkompetisi dengan perusahaan MRO dari Negara lain. Apalagi kapabilitas GMF tidak hanya untuk pesawat penumpang, namun juga pesawat sewa maupun kargo. GMF juga telah memiliki certificate of approval dari EASA dan FAA sebagai syarat utama yang diminta customer. Begitu juga dengan kapasitas GMF yang terus meningkat seiring dengan telah dioperasikannya Hangar 4 sebagai Hangar pesawat narrow body terbesar di dunia.

Sampai saat ini GMF masih menguasai 70% pasar perawatan pesawat nasional dan memiliki pelanggan lebih dari 50 maskapai dari berbagai Negara. Posisi GMF di pasar perawatan pesawat global telah berada di top 25 World Class MRO. “Kami targetkan GMF masuk dalam Top 10 World Class MRO pada tahun 2020,” katanya.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Aryo Wijoseno
Corporate Secretary
PT GMF AeroAsia
Mobile : 0818873579
Email: aryo@gmf-aeroasia.co.id