GMF Rampungkan Pembangunan Pintu Hanggar Berstandar Global
images

Tangerang, 23 Februari 2026 — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) membuka tahun 2026 dengan menjadikan Hanggar 1 beroperasi sebagai closed hangar facility secara penuh. Closed hangar facility merupakan fasilitas hanggar yang sepenuhnya tertutup dan dirancang untuk melindungi pesawat dari cuaca ekstrem dan gangguan hewan liar, menjaga stabilitas lingkungan kerja, serta mendukung proses perawatan sesuai standar keselamatan dan kualitas internasional. Pencapaian ini menegaskan kesiapan fasilitas GMF yang selaras dengan regulasi European Union Aviation Safety Agency (EASA) untuk perawatan pesawat berbadan lebar.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menegaskan bahwa ketersediaan pintu hanggar bukan sekadar peningkatan infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk memperkuat standar keselamatan dan kualitas operasional. “Selesainya pembangunan pintu hanggar ini merupakan bentuk komitmen GMF dalam memastikan seluruh proses perawatan selaras dengan standar keselamatan yang ditetapkan EASA. Dengan pintu hanggar yang telah terpasang dan berfungsi optimal, Hanggar 1 GMF kini beroperasi sebagai closed hangar facility sesuai standar EASA,” ujarnya.

Peningkatan fasilitas ini mendukung GMF dalam upaya memperkuat kapabilitas perawatan pesawat wide-body, termasuk Boeing 777-200/300/300ER dan Boeing 787-8/9. Hanggar 1 juga tetap mendukung perawatan pesawat berbadan kecil seperti Airbus A319, A320, dan A321. Dari sisi teknis, Hanggar 1 mampu melaksanakan perawatan mulai dari Minor Check hingga Letter Check untuk Boeing 747 dan Boeing 777, sekaligus terus meningkatkan kapabilitas perawatan Boeing 787.

Pintu hanggar ini dirancang dengan model sliding mechanism berbasis sistem motorized yang dioperasikan melalui pendant control. Sistem tersebut dilengkapi sensor terintegrasi untuk memastikan setiap pergerakan pintu berlangsung terkontrol dan aman selama proses pengoperasian. Selain itu, pintu hanggar juga dirancang agar tetap dapat dioperasikan secara manual dalam kondisi darurat atau apabila terjadi gangguan daya sehingga keberlangsungan operasional tetap terjaga.

Instalasi pintu hanggar telah diselesaikan pada September 2025 dan dilanjutkan dengan rangkaian pengujian fungsional, inspeksi teknis, serta proses quality assurance guna memastikan seluruh sistem memenuhi persyaratan keselamatan dan operasional. Proses verifikasi dan penyelarasan operasional dilakukan secara bertahap hingga Hanggar 1 dinyatakan siap beroperasi sebagai closed hangar facility pada awal 2026.

Selain itu, sejumlah manfaat operasional telah dirasakan, antara lain lingkungan kerja yang lebih aman dan terkendali, penurunan risiko kerusakan komponen akibat cuaca, peningkatan akurasi aircraft weighing, serta stabilitas proses perawatan pesawat di dalam hanggar.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap ketentuan EASA, GMF juga berkolaborasi dengan Airbus Consulting untuk menyempurnakan implementasi praktik operasional dan memastikan proses perawatan, khususnya base maintenance, selaras dengan standar internasional, terutama EASA.