Dubai, 06 Februari 2026 — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) mengakselerasi transformasi bisnisnya melalui partisipasi dalam ajang MRO Middle East yang diselenggarakan pada Rabu-Kamis (04-05/02) di Dubai World Trade Centre. Kehadiran GMF pada forum MRO terbesar di Kawasan Timur Tengah ini mencerminkan fokus Perusahaan dalam memperkuat pangsa pasar internasional, kolaborasi berbasis proyek, serta pengembangan kapabilitas peranakan pesawat narrow body dan wide body yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan global.
Pada hari pertama, GMF menandatanganin sejumlah kolaborasi strategis, antara lain proyek perawatan pesawat Boeing 747F bersama Aerotranscargo dan Air One Technics, perawatan pesawat untuk tipe pesawat Airbus 320 dan Boeing 737 untuk periode tahun 2026-2027 dengan SKyOne, kerja sama maintenance pesawat Boeing 747F dan Boeing 777F Bersama One Air Limited, serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) denan Air Atlanta Icelandis terkait Airfcraft Maintenace Project Boeing 747 dan Boeing 777.
Akselerasi transformasi ini terus berlanjut pada hari kedua melalui penandatanganan kerja sama strategis dengan Texel Air dalam proyek perawatan pesawat tipe Boeing 737-800BCF untuk periode 2026-2027 dan kerja sama terkait perawatan pesawat Boeing 747F untuk tiga pesawat Fly Pro SRL (GSL).
Selain menyepakati berbagai kerja sama, GMF juga mengoptimalisasikan MRO Middle East sebagai wadah diskusi strategis dengan berbagai maskapai dan mitra industri seperti Oman Air, Salam Air, Turkish AirlinesTechnic, Etihad Engineering, StandardAero, Avolon, flydubai, Saudia Cargo, dan beberapa maskapai dari Timur Tengah lainnya.
Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menyampaikan bahwa transformasi yang dijalankan GMF tidak hanya berfokus pada penguatan kapabilitas teknis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
“Melalui partisipasi GMF di MRO Middle East 2026, kami terus mendorong transformasi GMF sebagai mitra MRO global yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi perawatan pesawat yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Andi.